Ingatan tentangmu jassin .
bayangan mu selalu hadir di setiap tetesan embun. Aku masih ingat dahulu saat
kita duduk berdua di teras. Kau menatap
setiap tetesan embun.
“Coba kau lihat
embun itu !” kata jassin
“Memang ada apa
dengan embun ?” tanyaku heran
“Entahlah... tapi
setiap aku melihat embun, aku merasakan
kedamaian !” jawab jassin yang masih menatap embun
“kedamaian
seperti apa?
“kedamaian yang
membuat aku tenang dalam jiwa ku seperti saat aku sedang bersama mu”
Aku hanya tersenyum sambil menatap
wajah jassin yang berbinar dengan penuh kedamaian. Dan pagi itu kami duduk
berdua menghabiskan waktu berdua menghabiskan waktu menatap embun. Sejak saat
itu sampai detik ini aku MASIH MENCINTAINYA .
Hari ini pun aku masih menatap embun tapi bedanya tak ada jassin yang
menemaniku menatap embun. Rasanya aku ingin mengulang setiap detail kehidupanku 2 tahun lalu saat aku masih bersamamu, masih bisa senyummu yang ampu
menenangkanku, masih bisa duduk berdua di samping mu .
Tapi kenangan hanya bisa menjadi kenangan
yang tak bisa di putar kembali karna saat ini aku tidak dapat lagi menyenuh raganya
karna saat ini dia sudah bersama tuhan
karna mungkin tuhan lebih menyayanginya . walau dia tak lagi bersamaku.
Tetapi aku selalu merasakan
kehadiraannya seperti embun yang selalu membawa kedamaian dan kesejukan di hatiku .
“Jassin.. Akan ku
kenang dirimu, seperti tetesan embun”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar